Sehingga banyak petani yang memberikannya sebagai bentuk perawatan yang benar. Salah satunya yakni pupuk SP36 yang digunakan pada tanaman padi. Pupuk SP 36 merupakan salah satu jenis pupuk super fosfat yang mengusung kandungan seperti P2O5 cukup tinggi bahkan bisa mencapai sekitar 36 persen. Pupuk ini sangat bagus sekali untuk tanaman padi, dan Namun, secara umum komposisi UNSP 36 harus memiliki unsur-unsur sebagai berikut: Nitrogen (N) minimal 3% dan maksimal 5%. Fosfor (P2O5) minimal 33% dan maksimal 38%. Kalium (K2O) minimal 3% dan maksimal 5%. Pupuk SP36 biasanya digunakan oleh petani untuk memberikan unsur fosfor pada tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk P (SP36)terhadap intensitas serangan CMV pada tanaman cabai serta mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk P (SP36) yang berbeda terhadap intensitas serangan CMV pada tanaman cabai rawit. Dosis dan Takaran Pemberian Pupuk SP36 Bagi Tanaman Padi Walaupun pemberian pupuk SP36 memberikan banyak sekali manfaat, namun penggunaannya tetap harus mengikuti dosis dan takaran yang telah dianjurkan. Kelebihan pemberian pupuk, justru membuat tanaman overdosis dan akhirnya mati. Cara Penggunaan dan Dosis Pemupukan Pupuk SP 36. Pupuk SP 36 adalah campuran pupuk komersial yang mempunyai kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium yang cukup tinggi. Pupuk ini sering digunakan petani untuk mempercepat pertumbuhan tanaman dan meningkatkan hasil panen. Pupuk kimia yang diaplikasikan untuk pupuk dasar tanaman cabe adalah pupuk SP36, Phonska dan KCL dengan dosis 20 kg SP36, 20 kg Phonska dan 10 kg KCL, dosis ini untuk diaplikasikan per 1000 tanaman. Campurkan semua pupuk hingga merata. .

dosis pupuk sp 36 untuk cabe